Anak saya yang berusia 4,5 tahun telah 2 minggu ini menderita sakit pilek, tetapi tidak batuk dan tidak juga demam. Beberapa hari yang lalu tiba-tiba dia mimisan, kami jadi panik karena dia tidak pernah demikian. Kejadian ini pernah terjadi seminggu 3 kali. Mimisan yang pertama berhenti dengan sendirinya, sedangkan yang ke-2 dan ke-3 berhenti setelah saya masukkan daun sirih kedalam lubang hidungnya. Mimisan itu selalu terjadi ketia dia dalam keadaan
tidur.
Yang ingin saya tanyakan: apakah mimisan anak kami berbahaya dan menderita penyakit tertentu? Apakah khasiat daun sirih pada mimisan?
Jawaban :
Mimisan yang terjadi pada anak Anda yang terjadi dalam keadaan tidur dapat terjadi dengan 2 cara:
1. Terjadi secara spontan seperti pilek biasa dan mimisan ini tidak berbahaya.
2. Terjadi karena si anak mengorek-orek lubang hidung dengan ujung jarinya atau menggosok-gosong dengan tangannya karena rasa gatal dalam hidungnya disebabkan lendir dalam hidung. Anak yang sedang pilek menjadikannya gelisah dan bisa jadi secara tidak sadar menggosok-gosok hidungnya.
Mimisan yang terjadi sebagaimana kondisi diatas relatif tidak berbahaya, namun mimisan yang sering terjadi sampai seminggu 3 kali tersebut maka sebaiknya Anda periksakan ke dokter umum atau spesialis THT untuk mengetahui penyebabnya serta pengobatannya.
Untuk penggunaan daun sirih muda dalam menghentikan pendarahan sebenarnya sudah menjadi kebiasaan di beberapa daerah, hal ini masih terus dilakukan penelitian. Diperkirakan, daun sirih mengandung zat semacam alkaloid yang dapat mempercepat pembekuan darah. Saat ini saya belum dapat menganjurkan Anda menggunakan daun sirih untuk menghentikan mimisan anak Anda, namun apabila Anda tetap menggunakan saya sarankan agar Anda meremas-remas daun sirih terebut agar tidak merusak selaput lendir dalam hidung dan mencucinya terlebih dahulu.
Rabu, 26 Oktober 2011
Bagaimana Cara Penggunaan Obat Antibiotika
Dokter memberikan resep antibiotika kepada anak kami setelah kami memeriksakan penyakitnya. Pertanyaan kami, apakah obat antibiotika yang diberika oleh dokter tersebut harus dihabiskan sebagaimana yang tertulis jumlahnya dalam resep sekalipun penyakitnya sudah sembuh?
Jawaban:
Dalam mengobati penyakit, secara umum dokter memberikan 2 macam pengobatan, yaitu:
Jawaban:
Dalam mengobati penyakit, secara umum dokter memberikan 2 macam pengobatan, yaitu:
- Pengobatan untuk menghilangkan penyebab penyakit misalnya: infeksi diberi obat antibiotika untuk membunuh kuman penyebabnya, penyakit kanker dilakukan operasi untuk mengangkat kanker tersebut dan sebagainya.
- Pengobatan untuk menghilangkan atau mengurangi gejala penyakit misalnya gejala panas diberi obat penurun panas, sakit kepala diberi obat penghilang sakit kepala, lemah diberi vitamin dan sebagainya.
Pada penyakit infeksi, untuk membunuh kumannya perlu diberikan antibiotika tertentu dengan dosis dan jangka waktu pemberian yang tertentu pula. Dalam menulis resep, dokter telah memperhitungkan jumlah antibiotika yang diperlukan. Apabila diperkirakan dengan pemberian antibiotika tersebut penyakitnya belum sembuh biasanya dokter anak menyuruh pasiennya untuk kembali lagi setelah obatnya habis.
Setelah minum obat 2 - 3 hari pasien merasa penyakitnya sembuh karena sudah tidak panas atau tidak pusing bukan berarti penyakitnya sudah sembuh dengan benar dan tuntas. Hilangnya gejala panas dan pusing tersebut dapat disebabkan obat anti panas atau anti pusing disamping antibiotika itu sendiri atau sebagian kuman telah mati sehingga tidak menyebabkan gejala-gejala tersebut. Sebagian kuman mati artinya masih ada sebagian lagi yang masih hidup dan masih dapat berkembang biak lagi apabila antibiotika tersebut berhenti dikonsumsi bahkan kumannya bisa menjaid kebal terhadap antibiotika tersebut. Karena itu, antibiotika yang diberikan oleh dokter kepada anak Anda sebaiknya dihabiskan.
Pertumbuhan Gigi Terlalu Cepat
Sewaktu anak saya berusia 10 hari sudah tumbuh gigi dan kini sudah 2 bulan dan sudah tumbuh 2 giginya. Saya merasa terganggu dengan kondisi ini karena saat ini saya sedang menyusuinya dan dia beberapa kali menggigit puting susu saya. Adayang menyarankan agar gigi tersebut di cabut saja namun saya tetap khawatir akan mengganggu syaraf matanya?
Apakah pertumbuhan anak saya normal, saya jadi menduga apakah hal ini dipengaruhi jarak usia saya dan suami yang terlalu jauh.
Jawaban:
Standar normal yang digunakan dalam ilmu kedokteran adalah berdasarkan data statistik, begitu juga dengan pertumbuhan gigi.
Gigi susu bayi bagian bawah mulai tumbuh pada umur 4 - 8 bulan dan bagian atas 5,5 - 9,5 bulan. Namun ukuran ini bukan menandakan tumbuh gigi umur 4 bulan tidak normal. Menurut penelitian, dari 2000 kelahiran terdapat seorang bayi yang lahir telah memiliki sebuah gigi, ini disebut "natal teeth".
"Natal teeth" umumnya normal hanya tumbuhnya yang terlalu dini saja, namun ada juga "natal teeth" yang tidak normal disebut "supermumerary teeth" dimana bentuk giginya tidak normal sebab tidak punya akar gigi dan mudah sekali tanggal. Berdasarkan hal ini pertumbuhan anak Anda dan giginya adalah normal.
Menurut saya gigi tersebut tidak perlu dicabut sebab gigi palsu secara otomatis akan tanggal sendiri pada umur anak 6 - 7 tahun dan diganti gigi tetap. Anda terganggu dengan tumbuhnya gigi ini, bukankah hal tersebut juga tetap mengganggu apabila gigi anak Anda nantinya tumbuh seperti anak biasanya di umur 7 bulan?
Apakah pertumbuhan anak saya normal, saya jadi menduga apakah hal ini dipengaruhi jarak usia saya dan suami yang terlalu jauh.
Jawaban:
Standar normal yang digunakan dalam ilmu kedokteran adalah berdasarkan data statistik, begitu juga dengan pertumbuhan gigi.
Gigi susu bayi bagian bawah mulai tumbuh pada umur 4 - 8 bulan dan bagian atas 5,5 - 9,5 bulan. Namun ukuran ini bukan menandakan tumbuh gigi umur 4 bulan tidak normal. Menurut penelitian, dari 2000 kelahiran terdapat seorang bayi yang lahir telah memiliki sebuah gigi, ini disebut "natal teeth".
"Natal teeth" umumnya normal hanya tumbuhnya yang terlalu dini saja, namun ada juga "natal teeth" yang tidak normal disebut "supermumerary teeth" dimana bentuk giginya tidak normal sebab tidak punya akar gigi dan mudah sekali tanggal. Berdasarkan hal ini pertumbuhan anak Anda dan giginya adalah normal.
Menurut saya gigi tersebut tidak perlu dicabut sebab gigi palsu secara otomatis akan tanggal sendiri pada umur anak 6 - 7 tahun dan diganti gigi tetap. Anda terganggu dengan tumbuhnya gigi ini, bukankah hal tersebut juga tetap mengganggu apabila gigi anak Anda nantinya tumbuh seperti anak biasanya di umur 7 bulan?
Senin, 24 Oktober 2011
Bayi Saya Meninggal Karena Sakit Thalassemia
Usia pernikahan kami 2,5 tahun, saya berumur 29 tahun sedangkan istri berumur 23 tahun. Setelah 2 tahun pernikahan kami dikaruniai seorang puteri yang cantik dan lucu. Hingga berumur 4 bulan anak kami terlihat normal sampai kemudian kesehatannya menurun. Gerakan-gerakan dan reaksinya menjadi lambat, badannya menjadi pucat dan kurus. Saya membawa ke dokter spesialis dan dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium, ternyata puteri kami menderita Thalassemia Major. Menurut dokter, penyakit tersebut banyak diderita oleh orang yang menikah masih dengan saudara sedarah. Padahal kami tidak demikian. Akhirnya dokter menyuruh membawa anak kami ke bagian Haematologie RSCM Jakarta. Namun belum sampai Jakarta, puteri kami meninggal dunia.
Pertanyaan saya:
Pertanyaan saya:
- Benarkan penyakit tersebut gejala-gejalanya sama dengan yang diakibatkan oleh pernikahan 2 saudara sekandung dan nama penyakit tersebut?
- Bagaimana kemungkinannya apabila istri saya melahirkan seorang anak lagi?
- Bagaimana cara pengobatan atau pencegahannya?
Jawaban:
Thalassemia adalah penyakit anemia yang hereditair atau menurun, yang disebabkan karena adanya kelainan dari hemoglobin (zat merah darah) di dalam darah atau sel-sel darah merah. Sel-sel darah merah bentuknya tidak normal, kekurangan hemoglobin dan hancur dengan sangat cepat.
Ada 2 jenis Thalassemia :
- Thalassemia minor : terjadi bila pasien hanya mempunyai 1 gene untuk thalassemia (gene = pembawa sifat). Jadi gene ini adalah heterozygous. Pasien merasa sehat dan tidak ada gejala apa-apa serta dapat hidup normal. Hanya dengan pemeriksaan dapat ditemukan darahnya mengalami kelainan dan limpanya membesar.
- Thalassemia mayor : terjadi bila si ayah dan si ibu mengidap thalassemia minor maka salah seorang anaknya dapat memiliki 2 gene (homozygous) yaitu 1 gene dari ibunya dan 1 gene dari ayahnya sehingga dia mengidap thalassemia mayor. Anemia yang diderita manjadi berat dan progresif. Bila thalassemia mayor ini ringan maka penderita dapat hidup beberapa tahun dengan bantuan transfusi darah, akan tetapi apabila thalassemia ini berat maka pasien dapat meninggal ketika masih bayi (sebelum umur 1 tahun) karena anemia yang berat.
Penyakit thalassemia diketemukan tahun 1925 oleh dr.Cooley di negara Mediterania (Italy, Yunani, Sicilia). Di Indonesia penyakit ini agak jarang ditemui.
Marilah kita bahas pertanyaan Anda:
- Seperti sudah saya jelaskan diatas, thalassemia mayor terjadi pada seorang anak yang kedua orang tuanya mengidap thalassemia minor. Mengingat penyakit ini bersifat menurun, maka apabila orang tua mengidap thalassemia minor maka kemungkinan sebagian anaknya mengidap thalassemia minor. Secara logika, belum tentu perkawinan masih saudara dapat menyebabkan thalasemia mayor ini. Faktor yang paling menentukan thalassemia mayor yaitu apakah kedua orang tuanya menderita thalassemia minor atau tidak.
- Masih perlu di teliti lebih detail, apakah anak Anda menderita thalassemia mator karena beberapa penyakit memiliki kemiripan atas gejala-gejala yang ditimbulkan. Anda dan istri harus memeriksakan diri apakah mengidap thalassemia minor juga? Apabila hasilnya negatif maka Anda tidak perlu khawatir akan kelainan pada anak-anak Anda berikutnya. Apabila hasilnya positif-pun Anda tidak perlu khawatir juga karena kemungkinan sebagian dari anak Anda mungkin mengidap thalassemia minor dan sebagian lagi normal.
- Karena merupakan penyakit keturunan maka kita tidak dapat memberikan pencegahan agar anak Anda bebas dari penyakit tersebut. Pengobatan ditujukan untuk mengurangi anemia dan akibatnya yaitu dengan transfusi darah dan pemberian antibiotika. Namun kadang-kadang juga diperlukan operasi untuk mengangkat limpa.
Minggu, 23 Oktober 2011
Masalah Hidung Pesek Pada Anak-Anak
Anak pertama saya lahir dalam keadaan sehat namun dengan hidung pesek. Karena hidungnya yang pesek tersebut, maka setelah besar dia selalu menjadi bahan ejekan teman-temannya dengan sebutan "pesek".
Saya sebagai orang tua khawatir apabila ejekan ini berpengaruh pada perkembangan jiwa anak saya yang dapat menjadikannya rendah diri apalagi dia ini seorang wanita.
Untuk itu saya ingin menanyakan beberapa hal pada dokter :
Saya sebagai orang tua khawatir apabila ejekan ini berpengaruh pada perkembangan jiwa anak saya yang dapat menjadikannya rendah diri apalagi dia ini seorang wanita.
Untuk itu saya ingin menanyakan beberapa hal pada dokter :
- Di rumah sakit mana hidung anak saya dapat dioperasi dan saya harus langsung ke bagian apa?
- Saat ini upik berusia 6 tahun, pada usia berapakah dia siap untuk di operasi?
- Berapa lama kurang lebih perawatannya?
- Apakah efek samping bagi puteri saya akibat operasi tersebut?
Jawaban:
Kemajuan ilmu kodokteran khususnya dalam hal ilmu bedah saat ini sudah sangat pesat khusus nya di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya dan lain-lain.
Dalam surat Anda, tidak di jelaskan penyebab hidung pesek puteri Saudara, namun dilihat dari usianya saran saya Anda dapat membawa putri Anda mengunjungi dokter ahli bedah untuk mendapatkan penelitian dan pemeriksaan yang menyeluruh untuk menentukan cara pengobatan maupun perbaikan yang paling tepat.Apabila diperlukan, Dokter tersebut akan mengirimnya ke Dokter Ahli yang lain misal: Ahli Bedah Plastik, Ahli Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan atau ahli yang lain. Tentang lama waktu perawatan dan pengobatan tersebut dapat ditanyakan pada dokter yang bersangkutan.
Diluar penjelasan saya diatas, hal yang sangat perlu disampaikan kepada puteri Anda adalah berikanlah suatu keyakinan kepada puteri Anda bahwa hidung pesek sama sekali tidak menentukan atau merupakan hambatan untuk mencapai cita-citanya. Usahakan agar puteri Anda tidak terlalu memikirkan kekurangannya, untuk itu perlu dukungan Ayah, Ibu, Saudara dan seluruh keluarganya.
Berapakah Lama Tidur Yang Normal?
Saya adalah seorang ayah dari 4 orang anak yang saat ini berumur 2,5,8 dan 12 tahun.Anak-anak saya tersebut semuanya senang bermain-main sehingga kalau siang tidak pernah tidur. Malam hari pun tidurnya hanya sekitar 6-7 jam. Teman-teman saya mengatakan bahwa anak-anak tidurnya harus cukup. Mengapa demikian? Berapa jam-kah lama tidur yang normal terutama untuk anak-anak?
Jawaban:
Masalah tidur penting untuk diketahui.Tidur merupakan proses fisiologis yang penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidup. Pengeluaran tenaga diwaktu tidur dapat dikatakan sangat minim sehingga tidur merupakan istirahat yang sempurna. Pada waktu tidurlah disusunlah kekuatan lagi. Tetapi hal ini bukan berarti kita boleh tidur semaunya. Secara alami, manusia hidup bukan untuk tidur. Jadi tidurpun ada batasnya.
Kebutuhan tidur seseorang berbeda-beda tergantung umur, aktivitas dan faktor individu. Tetapi kebutuhan tidur rata-rata sehari secara umum dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Jawaban:
Masalah tidur penting untuk diketahui.Tidur merupakan proses fisiologis yang penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidup. Pengeluaran tenaga diwaktu tidur dapat dikatakan sangat minim sehingga tidur merupakan istirahat yang sempurna. Pada waktu tidurlah disusunlah kekuatan lagi. Tetapi hal ini bukan berarti kita boleh tidur semaunya. Secara alami, manusia hidup bukan untuk tidur. Jadi tidurpun ada batasnya.
Kebutuhan tidur seseorang berbeda-beda tergantung umur, aktivitas dan faktor individu. Tetapi kebutuhan tidur rata-rata sehari secara umum dapat dikelompokkan sebagai berikut:
- Bayi : 20 - 22 jam
- Anak-anak umur 6 - 8 tahun: 12 jam
- Anak-anak remaja : 8 - 10 jam
- Pemuda dan orang dewasa : 6 - 8 jam
Tidur terlalu banyak tidak ada manfaatnya bahkan dapat merugikan karena badan menjadi lemah, kegemukan, perasaan malas dan waktu terbuang. Apabila umur kita 60 tahun dan rata-rata tidur 10 jam sehari berarti 25 tahun hidup kita hanya untuk tidur.
Perlukah tidur siang? Menurut pendapat beberapa ahli, tidur siang kurang perlu bagi pemuda atau orang dewasa kecuali yang bekerja pada malam hari atau penyembuhan dari penyakit.Siang hari sebaiknya dimanfaatkan untuk bekerja dan beraktifitas.
Kamis, 20 Oktober 2011
Mulut Selalu Bau, Bagaimana Mengatasinya
Saya merasa rendah diri karena mulut saya mengeluarkan bau yang tidak enak. Padahal saya selalu menggosok gigi 3 kali sehari. Mohon penjelasan Dokter untuk mengatasi hal ini.
Jawaban:
Bau yang keluar dari mulut seseorang dalam bahasa latin disebut "foetor ex ore". Foetor ex ore bisa didapat oleh semua orang tidak pandang dulu. Bagi orang yang indra pembaunya masih baik (letak di rongga hidung) maka ia sadar bahwa mulutnya mengeluarkan bau tidak enak. Hal tersebut dapat menyebabkan ia minder, malu bergaul. Namun apabila indra pembaunya mengalami penurunan fungsi, bisa jadi ia tenang saja karena ketidaktahuannya tersebut. Baru ketika ada orang yang memberitahunya bisa jadi efeknya adalah minder dan malu bergaul juga.
Penyebab mulut yang mengeluarkan bau tidak enak ada banyak baik yang disebabkan penyakit dari dalam maupun luar rongga mulut, misalnya: gigi yang kotor karena sisa-sisa makanan, infeksi gusi dan selaput lendir mulut (gingivitis/stomatitis), infeksi lidah (glositis), gigi yang berlubang atau rusak (caries dentis), karang gigi (calculus dentis), infeksi kelenjar ludah, infeksi tenggorokan (phatyngitis), abses daerah mulut dan tenggorokan, infeksi amandel (tonsilitis), infeksi saluran pernafasan, abses paru-paru, infeksi rongga telinga tengah, infeksi rongga hidung, gangguan pencernaan dan lain-lain. Bau mulut dapat juga disebabkan makanan yang dikonsumsi yaitu petai, jengkol maupun bawang putih.
Dengan menghilangkan sumber bau maka hawa mulut Anda tidak akan berbau lagi. Misal penambalan pada gigi berlubang dan lain-lain.
Yang dapat Anda lakukan adalah menyikat gigi (setelah bangun tidur dan setelah makan), menghindari makanan yang mengundang bau mulut, rutin berkumur (contoh: Enkasari, Betadine, air garam dan sebagainya). Apabila dengan cara ini bau mulut tidak juga hilang, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk mencari sumber bau dan menghilangkannya.
Jawaban:
Bau yang keluar dari mulut seseorang dalam bahasa latin disebut "foetor ex ore". Foetor ex ore bisa didapat oleh semua orang tidak pandang dulu. Bagi orang yang indra pembaunya masih baik (letak di rongga hidung) maka ia sadar bahwa mulutnya mengeluarkan bau tidak enak. Hal tersebut dapat menyebabkan ia minder, malu bergaul. Namun apabila indra pembaunya mengalami penurunan fungsi, bisa jadi ia tenang saja karena ketidaktahuannya tersebut. Baru ketika ada orang yang memberitahunya bisa jadi efeknya adalah minder dan malu bergaul juga.
Penyebab mulut yang mengeluarkan bau tidak enak ada banyak baik yang disebabkan penyakit dari dalam maupun luar rongga mulut, misalnya: gigi yang kotor karena sisa-sisa makanan, infeksi gusi dan selaput lendir mulut (gingivitis/stomatitis), infeksi lidah (glositis), gigi yang berlubang atau rusak (caries dentis), karang gigi (calculus dentis), infeksi kelenjar ludah, infeksi tenggorokan (phatyngitis), abses daerah mulut dan tenggorokan, infeksi amandel (tonsilitis), infeksi saluran pernafasan, abses paru-paru, infeksi rongga telinga tengah, infeksi rongga hidung, gangguan pencernaan dan lain-lain. Bau mulut dapat juga disebabkan makanan yang dikonsumsi yaitu petai, jengkol maupun bawang putih.
Dengan menghilangkan sumber bau maka hawa mulut Anda tidak akan berbau lagi. Misal penambalan pada gigi berlubang dan lain-lain.
Yang dapat Anda lakukan adalah menyikat gigi (setelah bangun tidur dan setelah makan), menghindari makanan yang mengundang bau mulut, rutin berkumur (contoh: Enkasari, Betadine, air garam dan sebagainya). Apabila dengan cara ini bau mulut tidak juga hilang, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk mencari sumber bau dan menghilangkannya.
Langganan:
Postingan (Atom)