Selasa, 18 Oktober 2011

Saya Kurang Bisa Menangkap Pelajaran

Saya mempunya kesulitan antara lain:

  1. Bagaimana cara menghilangkan lamunan yang tidak-tidak, padahal saya tidak punya masalah?
  2. Mengapa saya kurang cepat menangkap pelajaran padahal saya tekun belajar serta selalu bersungguh-sungguh ketika dalam kelas? Mengapa saya sering lupa apa yang saya hafalkan, padahal saya semangat dalam belajar?
  3. Bagaimana agar saya berhasil dengan baik? Saya mohon nasehat dari dokter.
Jawaban :

Sayangnya anda tidak menjelaskan keadaan jasmani dan rohani serta kondisi tersebut sejak kapan terjadi, apakah akhir-akhir ini saja atau sudah bertahun-tahun.
Secara umum, kesehatan fisik dan mental mempengaruhi daya ingat dan daya berpikir seseorang. Apabila badan sedang lemah, kurang tidur, kurang vitamin atau gizi buruk maupun sedang mengidap suatu penyakit maka kemampuan berpikir, mengingat sesuatu dan kemampuan dalam belajar akan menurun juga. Keadaan psikis atau kejiwaan yang tidak tenang juga dapat mempengaruhi hal-hal tersebut.
Penyebab susah menghafal dan sulit menerima pelajaran adalah IQ (Intelligent Quotient) yang rendah atau dibawah rata-rata. Dalam buku "Mengatasi Kesulitan-Kesulitan Dalam Pendidikan Anak" karya Suhartin, dikatakan bila IQ diantara 50-75 ia termasuk golongan "kurang" ("mental retarded"), IQ diantara 75-90 maka ia tergolong lambat dalam pelajaran ("slow learner"). Seorang anak dengan golongan slow learner akan kesulitan dalam mengahfal dan menerima pelajaran. Hanya dengan bersusah payah, orang tersebut baru dapat menyelesaiakan pendidikan SMP dan SMA-nya. Untuk anak dengan golongan "kurang", harus masuk kedalam sekolah khusus. 
Untuk golongan IQ 90 - 110 tergolong normal atau rata-rata, ID 110-120 termasuk superior, IQ 120 - 140 sangat superior dan IQ diatas 140 dikatakan jenius.
Walaupun seorang anak IQ nya normal dengan fisik dan mental yang baik, belum dapat dijamin bahwa ia mudah menghafal maupun mengingat sesuatu. Masih terdapat 1 faktor lagi yaitu teknik belajar atau menghafal. Dengan cara belajar yang salah, hanya sedikit pelajaran dan hafalan yang dapat masuk ditambah cara belajar SD, SLTP maupun SLTA adalah berlainan.
Dengan penjelasan diatas, mari kita tinjau permasalahan Anda:
  1. Melamun terjadi ketika kita tidak mempunyai pekerjaan fisik maupun mental. Namun terdapat orang yang dapat melamun pada keadaan ruangan dan situasi yang ramai yang dapat terjadi akibat tidak tertariknya terhadap lingkungan sekeliling. Namun apabila kita suka bereaksi terhadap keadaan sekeliling kita atau memikirkannya, maka hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan kita untuk melamun.Aktivitas positif seperti berpikir, berolahraga, berbincang dengan kawan dapat mengurangi atau menghilangkan kebiasaan melamun.
  2. Coba Anda renungkan kembali hal-hal tersebut diatas yang dapat memicu Anda dalam menangkap pelajaran maupun mengingat. Apakah terdapat faktor fisik yang mempengaruhi Anda  ataupun sedang tidak tenang sehingga tidak dapat berkonsentrasi. Dengan melamun akan mengurangi kemampuan Anda dalam menerima pelajaran. Apabila semua faktor tersebut tidak ada dalam diri Anda, maka ada kemungkinan penyebabnya adalah faktor IQ. 
  3. Mengerjakan segala sesuatu sendiri dan bersungguh-sungguh serta selalu berpikir dan melakukan diskusi tema yang positif dengan kawan akan memberikan pengaruh positif untuk Anda. Cobalah suatu waktu belajar dipagi hari setelah Anda bangun dari tidur malam. Nyalakan jam weker pukul 3 pagi misalkan, bacalah pelajaran dan ulangi kembali di pagi hari ketika di kelas. Itu sedikit nasehat buat Anda, semoga sukses selalu.

1 komentar: